Samodiva Makhluk Mitologi Slavic yang Suka Menari
Samodiva merupakan wanita cantik
Samodiva diketahui sebagai makhluk mitologi slavic yang berasal dari negara Bulgaria. Dia digambarkan sebagai wanita cantik berambut pirang dan bermata biru cerah dengan balutan gaun putih yang dipercaya berasal dari cahaya bulan.
Orang-orang yang tinggal di desa terpencil masih mempercayai akan keberadaan samodiva. Konon jika seseorang bertemu dengan samodiva maka ia akan mati dan tubuhnya secara cepat akan hilang menyatu dengan tanah.
Samodiva berasal dari dua suku kata yaitu ''samo'' yang berarti sendirian dan ''diva'' yang berarti liar. Sesuai dengan namanya samodiva memang sering menghabiskan waktu sendirian dialam liar seperti di gunung, hutan, bukit atau perairan.
Menyukai musik dan gemar menari
Samodiva menyukai musik yang bersuara ringan seperti seruling yang sering dimainkan oleh penggembala kambing. Pernah diceritakan jika samodiva menculik penggembala kambing karena menyukai musiknya.
Selain menyukai musik samodiva juga diceritakan sangat gemar menari bahkan ia terlihat selalu ceria. Meski begitu bukan berarti dia tidak bahaya, menurut beberapa penuturan jika seseorang tak sengaja tersandung kaki samodiva yang sedang menari maka ia akan diajak menari. Lebih menakutkan lagi jika seseorang tersebut tidak dapat mengikuti gerakan kakinya maka orang itu akan mati karena kelelahan.
Kelemahan samodiva
Kelemahan samodiva terletak pada bajunya, ia akan menjadi lemah saat tidak berbusana. Diceritakan suatu hari seorang petani mencuri gaun samodiva yang sedang mandi, lalu samodiva tersebut memohon kepadanya untuk dikembalikan bajunya namun pria itu menolak.
Hingga akhirnya ia dapat menikah dan memiliki anak dengan samodiva. Lalu ketika sedang mengadakan pesta untuk menyambut kelahiran anak mereka, samodiva ditantang menari oleh paman sang suami.
Samodiva itu mengatakan bahwa ia tidak dapat menari sebagus dahulu jika tanpa gaunnya (yang disembunyikan oleh suaminya). Saat itu samodiva meminta suami untuk mengembalikan gaunnya, saat memakai gaun itu ia langsung terbang jauh pergi kealamnya membawa anaknya.
Dua tentara yang bertemu dengan samodiva
Dahulu kala kakek buyut Sebastian (nama samaran) merupakan seorang tentara perang, menurut penuturnya kakeknya pernah melihat samodiva secara langsung.
Pada saat itu para tentara sedang mengadakan patroli di malam hari, kakek buyut Sebastian berpatroli bersama satu orang rekannya. Mereka menyusuri bukit tiba-tiba terdengar suara lantunan alat musik seperti seruling yang merdu, suaranya terdengar jauh namun lama-kelamaan suara itu semakin mendekat seperti ada di samping telinga mereka.
Teman kakek buyutnya Sebastian menyadari bahwa ini bukanlah ulah tentara Amerika atau tentara Turki, ini adalah suatu hal yang lebih berbahaya dari pada itu. Ia menyuruh kakek buyutnya itu untuk pergi ke check point dan menyuruh tentara lain datang menghampirinya.
Kakek buyutnya Sebastian segera pergi ke check point dan memanggil seluruh pasukan melalui alat komunikasi yang tertera disana. Belum sempat tentara yang lain datang, kakek buyutnya Sebastian diperlihatkan dengan wujud wanita cantik yang diyakini sebagai samodiva. Ia langsung menarik pelatuk dan menembak wanita itu, seketika samodiva hilang seperti terbawa angin.
Ia bergegas menemui rekannya diatas bukit namun seramnya ia menyaksikan rekannya tersebut lenyap dan tersisa hanya tangannya saja yang kemudian ikut menghilang juga. Beruntunglah kakek buyutnya Sebastian tidak terbunuh oleh samodiva.
Itulah cerita mengenai samodiva, ingin mempercayainya atau tidak bukanlah suatu kewajiban. Terlebih diera modern ini keberadaan makhluk mitologi hanya sebatas dongeng saja, namun hal ini tentunya merupakan warisan yang ditinggalkan oleh nenek moyang kita. Tentunya semua cerita diciptakan memiliki tujuan tertentu.
Mau lihat produk terbaru di Shopee? Yuk segera temukan barang dan makanan yang Anda inginkan dengan harga terjangkau di link berikut 👇


Komentar
Posting Komentar