Cerpen: Sepasang Kekasih dan Hutan Belantara
" Kau tidak punya pengalaman untuk pergi ke hutan, bagaimana jika tersesat " " Biarlah aku tersesat dan mati kelaparan, aku sudah tidak sanggup menjalani hidup" Liz bersikukuh untuk berlibur ke hutan belantara dinegeri sebrang hingga pada akhirnya meluluhkan hati kekasihnya. **** Hari mulai gelap pohon demi pohon telah dilalui, mereka beristirahat ditanah yang sedikit luas tanpa pepohonan. Menyalakan senter dan menyantap persediaan terakhir makan malam mereka. " Aku tahu ini berat bagi mu, tapi aku tak ingin melihat mu menangis seperti ini " Beckel merangkul pundak Liz dan menatapnya dengan penuh perhatian. " Kau tidak pernah mengerti karena kau anak tunggal " Liz tak hentinya menangis dan mengusap air matanya. Malam semakin dingin menusuk hingga tulang rusuk, Liz tertidur pulas di paha kekasihnya. **** Melangkah dengan berat diiringi terik mentari yang menyengat kulit membuat Liz dan Beckel semakin kehausan. Mereka sudah kehabisan persedia...