Tragedi Ledakan Truk Tanki di Perkemahan Los Alfaques
Tragedi meledaknya truk tangki pada tanggal 11 Juli tahun 1978 di jalan perkemahan Los Alfaques Spanyol merupakan kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa lebih dari 200 orang wisawatan. Diketahui truk yang membawa propilena cair( cairan mudah terbakar) ini memuat beban yang melebihi kapasitas beban truk, hingga meledak disaat musim panas tepat saat melintasi perkemahan Los Alfaques yang terletak di dekat bibir pantai.
Pada pukul 10.15 am truk tangki milik Cisternas Reunidas tiba di kilang ENPETROL milik negara yang terletak di La Pobla de Mafummet untuk diisi Propilena cair. Truk diisi dengan 23 ton lebih propilena cair, kapasitas tersebut melebihi beban maksimum truk yang didesain untuk 19,35 ton saja.
Pukul 12.05 truk diinstruksikan untuk melewati jalur nasional N-340 yang memiliki jalan sempit dan berliku serta melewati daerah padat penduduk.
Pada pukul 2.35 pm truk melintasi perkemahan Los Alfaques, diketahui tanki mengalami kebocoran. Tanki tersebut meledak dan membuat supir tidak bisa mengendalikan truknya hingga oleng menabrak area perkemahan dan terguling. Ledakan tersebut menimbulkan asap pekat dan menarik para wisatawan untuk melihat dan mendekati awan tersebut tanpa mereka sadari hal itu adalah bencana yang amat besar.
Sesaat setelah asap tersebut menyebar kearea perkemahan hingga ke area diskotik yang akhirnya menyebabkan ledakkan yang lebih dahsyat lagi dipercaya karena menemukan sumber api disana yang menyebabkan asap propilena tersulut oleh api, sekali lagi ledakan terjadi kini bahkan lebih besar dari sebelumnya hingga membuat api melahap hampir seluruh area perkemahan dan membakar truk lagi hingga membuat bola api raksasa. Menewaskan supir beserta para wisatawan yang sedang berlibur disana.
Para wisatawan tidak memiliki waktu yang banyak untuk menyelamatkan diri, beberapa dari mereka berlari ke laut untuk memadamkan api yang membakar tubuh mereka. Bahkan sebagian dari mereka hanya mengenakan bikini dan setelan renang. Mirisnya beberapa dari mereka harus meregang nyawa ditempat kejadian.
Dilaporkan setidaknya 243 orang meninggal sebagian besar korban adalah wisatawan Spanyol dan turis asing yang berasal dari Perancis, Jerman, Belgia dan Belanda. Sedangkan lebih dari 200 orang mengalami luka parah yang harus segera dilarikan ke rumah sakit. Truk tangki tersebut memblokir jalan yang mempersulit ambulan untuk melintas alhasil penyelamatan di bagi menjadi dua area yaitu jalur utara dan selatan.
Korban yang diantar melalui jalur Utara mendapatkan penanganan medis yang memadai di Rumah sakit daerah Tortosa. Namun dilain tempat dari 58 pasien dengan luka bakar parah yang dilarikan ke RS Francisco Franco di Barcelona hanya memiliki 31 tempat tidur untuk unit luka bakar.
Di arah selatan terdapat 82 pasien dengan luka bakar parah yang dilarikan ke RS La Fe di Valencia dengan unit luka bakar yang hanya menyediakan 14 tempat tidur. Selama diperjalanan menuju rumah sakit para korban tidak diberi penanganan apapun. Sedihnya 27 dari 31 korban meninggal setelah beberapa hari dirawat karena luka bakar yang menyelimuti 90% tubuh mereka.
Butuh kerja keras yang lama untuk mengidentifikasi korban yang meninggal dunia karena tidak ada tes DNA pada masa itu, sehingga jasad mereka dikuburkan di Spanyol. Bahkan sebuah keluar yang terdiri dari Ayah, Ibu dan satu anak baru bisa dipulangkan ke Prancis beberapa tahun setelah teridentifikasi.
Menurut tim investigator kejadian ini disebabkan oleh kelebihan muatan pada tangki, perusahaan penyedia propilena menanggung banyak pembiayaan untuk para korban dan pihak yang dirugikan.
Hanya sekitar enam bulan dari kejadian tersebut perkemahan Los Alfaques kembali dibuka hingga saat ini, tentu kecelakaan tersebut bukan merupakan kelalaian dari pihak perkemahan.
Belajar dari kecelakaan yang terjadi di perkemahan Los Alfaques ini adalah jangan memaksakan sesuatu yang tidak sesuai pada tempatnya. Dan kebangkitan perkemahan Los Alfaques dari tragedi yang meluluhkan lantahkan 90% areanya mengajarkan kamu kita agar bangkit dari keterpurukan.
Semoga para korban yang meninggal dunia diberikan tempat terbaik disisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Komentar
Posting Komentar