Gelapnya Proyek Sunshine yang Mencuri Jasad Bayi Untuk Bahan Penelitian Radiasi Nuklir

Teori konspirasi sering kali dianggap hanya sebatas isapan jempol saja seperti halnya Adele dan Sam Smith yang diyakini sebagai orang yang sama ataupun teori konspirasi mengenai pendaratan Neil Amstrong di bulan. Meski belum tentu akan kebenarannya tapi banyak yang mempercayai hal tersebut bukan? Terlebih dengan teori-teori yang mendukung keyakinan orang-orang akan hal tersebut. Tapi tahu kah kalian bahwa ada teori konspirasi yang benar-benar bisa dibuktikan keberadaannya. 


Proyek sunshine adalah salah satu teori konspirasi yang nyata adanya, hal ini juga disaksikan oleh banyak mata di Amerika Serikat. 


Diera perang dunia ke II pada tahun 1945 Amerika meluncurkan ledakan bom atom ke kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang, kejadian ini merupakan insiden ledakan bom terbesar dan mengerikan sepanjang masa. Diketahui insiden ini merupakan pertama kalinya di dunia, maka dari itu belum ada yang mengetahui efek samping radiasi dari radioaktif yang berasal dari nuklir. 


Untuk mengetahui bagaimana dampak radiasi nuklir tersebut pemerintah Amerika Serikat mendirikan sebuah proyek yang diberi nama proyek sunshine pada 6 Agustus 1953. Sadar akan menuai pro dan kontra pemerintah memutuskan untuk merahasiakan penelitian ini. 


Proyek sunshine ini membutuhkan sampel jasad anak kecil karena dipercaya lebih cepat menyerap radioaktif dari nuklir. Pada awalnya pemerintah membeli jasad bayi dan anak kecil dari laur negeri. Namun para peneliti membutuhkan lebih banyak jasad yang masih segar bahkan mereka membutuhkan tubuh anak kecil utuh yang belum meninggal agar penelitian ini berlangsung dengan sempurna. 


Proyek ini sempat mengambil beberapa jasad anak kecil dari kuburan ataupun rumah sakit. Dikatakan mereka juga mengambil bayi-bayi terlantar dari berbagai negara maupun membeli bayi dari orang tua yang tidak menginginkannya. Lebih kejamnya lagi mereka juga mengekspor jasad bayi dari Eropa dan Australia dengan jumlah yang sangat banyak tentu saja hal ini dilakukan tanpa persetujuan orang tua mereka. 


Beberapa tahun setelah proyek ini berjalan mencuat berita bahwa seorang ilmuwan yang memotong kaki jasad bayi tanpa sepengetahuan orang tuanya untuk dikirim ke Amerika. Diceritakan pada saat sang ibu hendak mendandani jenazah anaknya pihak rumah sakit melarangnya, karena memaksa akhirnya si ibu mengetahui perbuatan keji tersebut. 


Berita tersebut membuat orang-orang menaruh prasangka buruk pada proyek sunshine ini. Hingga akhirnya terkuak ke publik akan kebenaran teori konspirasi ini ketika proyek sunshine dibuka ke publik pada tahun 1956.Dikatakan terdapat sekitar 1500 jasad bayi dan balita yang menjadi sampel penelitian. 


Untuk mengetahui dampak dari sesuatu ataupun mencari obat untuk menyembuhkan penyakit tertentu para ilmuwan pastinya harus melakukan penelitian yang tak jarang membutuhkan sampel tubuh manusia itu sendiri. Meski terdengar kejam nyatanya penelitian yang mereka lakukan dapat bermanfaat bagi kehidupan yang akan mendatangkan. Tapi apakah kalian setuju akan hal ini? 


Berikut informasi mengenai teori konspirasi proyek sunshine yang benar adanya. Jika ada informasi yang keliru boleh isi di kolom komentar. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makna di Balik Lilin Ulang Tahun: Tradisi, Simbolisme, dan Sejarahnya

Tomino's Hell: Puisi Terkutuk yang Dapat Merenggut Nyawa Para Pembacanya

Cerpen: Gaun Merah Maria